13 August 2026 | Admin
Sariawan atau aphthous ulcer adalah
luka kecil pada jaringan lunak di dalam mulut. Biasanya, sariawan berbentuk
bulat atau oval dengan bagian tengah berwarna putih, kekuningan atau
keabu-abuan, sementara bagian tepinya tampak kemerahan.
Sariawan bisa muncul di bagian dalam bibir
dan pipi, di bawah atau permukaan lidah, pangkal gusi hingga langit-langit
lunak. Berbeda dengan cold sore yang berkaitan dengan virus herpes, jenis sariawan ini
tidak menular.
Penyebabnya pun tidak selalu bisa diketahui
secara pasti. Beberapa faktor yang dapat memicu antara lain luka akibat
tergigit, menyikat gigi terlalu keras, stres, makanan tertentu, perubahan
hormon serta kekurangan beberapa nutrisi. Pada sebagian orang, sariawan juga bisa
berkaitan dengan kondisi medis tertentu atau penggunaan obat tertentu.
Secara umum, sariawan dibedakan menjadi tiga
bentuk utama, yaitu minor, mayor dan herpetiform. Jenis jenis sariawan ini memiliki karakteristik
yang berbeda, terutama dari ukuran, jumlah luka, rasa sakit serta lama
penyembuhan.
Sariawan minor merupakan jenis yang paling
sering terjadi. Ukurannya biasanya kecil, berbentuk oval dan memiliki batas
kemerahan yang cukup jelas. Luka ini umumnya berdiameter kurang dari 1 cm dan
tidak terlalu dalam.
Rasa sakit tetap bisa terasa mengganggu,
terutama ketika sariawan terkena makanan pedas, asam, asin atau makanan
bertekstur keras. Namun, sebagian besar sariawan minor bisa sembuh sendiri
dalam waktu satu sampai dua minggu tanpa meninggalkan bekas luka.
Jika Anda sedang mencari jenis sariawan dan gambarnya, sariawan minor biasanya paling mudah dikenali karena bentuknya berupa
satu atau beberapa luka kecil dengan bagian tengah putih atau kekuningan dan
lingkaran merah di sekelilingnya.
Berbeda dari sariawan minor, sariawan mayor
berukuran lebih besar dan biasanya lebih dalam. Jenis ini juga cenderung terasa
jauh lebih nyeri sehingga dapat mengganggu proses makan dan berbicara.
Sariawan mayor dapat memiliki diameter lebih dari 1 cm, meskipun bentuk dan ukurannya bisa
bervariasi. Proses penyembuhannya juga lebih lama. Dalam beberapa kasus, luka bisa
membutuhkan waktu hingga sekitar enam minggu untuk pulih dan berpotensi
meninggalkan jaringan parut.
Dikarenakan ukurannya lebih besar dan
berlangsung lebih lama, sariawan mayor sebaiknya tidak dianggap sama dengan
sariawan kecil yang biasanya cepat hilang. Terutama jika rasa sakitnya berat
atau luka terus muncul kembali.
Namanya mungkin terdengar seperti berkaitan
dengan herpes, namun sariawan herpetiform tidak disebabkan oleh virus herpes.
Jenis ini justru ditandai dengan munculnya banyak luka kecil berukuran seperti
titik dalam satu waktu.
Jumlahnya dapat mencapai puluhan, bahkan
sekitar 10 hingga 100 luka. Beberapa luka kecil tersebut juga bisa berdekatan
dan menyatu sehingga terlihat seperti satu luka yang lebih besar dengan bentuk
tidak beraturan.
Meskipun jumlahnya banyak dan tampilannya bisa
terlihat cukup mengkhawatirkan, sariawan herpetiformis umumnya bisa
sembuh dalam satu hingga dua minggu dan biasanya tidak meninggalkan bekas luka.
Agar lebih mudah membedakannya, perhatikan
karakteristik berikut:
|
Jenis |
Ciri utama |
Perkiraan penyembuhan |
|
Minor |
Kecil, oval, biasanya kurang dari 1 cm |
1–2 minggu |
|
Mayor |
Lebih besar, dalam, sangat nyeri |
Hingga sekitar 6 minggu |
|
Herpetiform |
Banyak luka kecil yang berkelompok |
1–2 minggu |
Perbedaan tersebut bisa membantu memahami jenis sariawan dan gambarnya. Namun, tampilan luka di dalam mulut tidak selalu cukup untuk menentukan
penyebabnya secara pasti.
Sebagian besar sariawan bisa membaik tanpa
pengobatan khusus. Namun, pemeriksaan oleh dokter atau dokter gigi sebaiknya
dipertimbangkan jika luka berukuran sangat besar, terasa sangat sakit, sering
kambuh, muncul sebelum luka sebelumnya sembuh atau tak kunjung membaik setelah
dua minggu.
Kesulitan makan dan minum akibat nyeri yang
berat, demam atau luka yang meluas hingga bagian bibir juga menjadi alasan
untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Kondisi tersebut penting diperhatikan
karena tidaak semua luka di mulut merupakan sariawan biasa atau bisa saja
termasuk jenis sariawan
yang berbahaya.
Selama proses penyembuhan, hindari makanan
pedas, asam, terlalu asin atau memiliki tekstur tajam karena bisa memperparah
rasa perih. Menjaga kebersihan mulut dengan sikat gigi berbulu lembut juga
dapat membantu mengurangi iritasi.
Untuk sariawan yang lebih mengganggu, dokter
dapat merekomendasikan obat oles atau obat kumur tertentu yang membantu
mengurangi nyeri dan peradangan. Penanganan akan disesuaikan dengan jumlah,
ukuran, tingkat nyeri serta penyebab yang dicurigai.
Mengenali perbedaan bentuk, ukuran, jumlah
dan lama penyembuhan bisa membantu memahami kondisi yang sedang terjadi di
dalam mulut. Dengan mengetahui jenis
sariawan dan gambarnya, Anda tidak hanya lebih
mudah mengenali sariawan minor, mayor dan herpetiform, namun juga bisa lebih
waspada saat luka menunjukkan tanda yang tak biasa.
Apakah sariawan menular?
Sariawan aftosa tidak menular. Kondisi
ini berbeda dari cold sore yang berhubungan dengan infeksi virus
herpes.
Berapa lama sariawan biasanya sembuh?
Sariawan minor dan herpetiform umumnya
membaik dalam waktu satu sampai dua minggu, sedangkan sariawan mayor bisa
membutuhkan waktu lebih lama.
Apakah sariawan herpetiform disebabkan
herpes?
Tidak. Meskipun namanya mirip, sariawan
herpetiform bukan disebabkan oleh virus herpes.
Kapan harus ke dokter?
Periksakan diri jika sariawan sangat besar
atau nyeri, sering kambuh, mengganggu makan dan minum atau bertahan selama lebih
dari dua minggu.