14 October 2026 | Admin
Sariawan
yang disertai pembengkakan dapat terjadi akibat peradangan di sekitar luka.
Namun, pembengkakan yang semakin besar, disertai nanah, demam, atau kesulitan
makan dan minum perlu diwaspadai karena bisa menandakan kondisi lain, seperti
infeksi gigi atau jaringan sekitarnya, yang memerlukan pemeriksaan dokter.
Pada
sariawan bengkak di bibir dapat terasa
sangat sakit dan nyeri khususnya ketika disentuh dan digerakkan untuk mengunyah
makanan atau saat makan dan minum.
Kondisi
sariawan bengkak dapat terlihat dengan jelas
pada bagian dalam maupun
luar pipi, bibir, lidah, atau gusi tampak lebih besar dari kondisi biasanya.
Salah
satu tanda umum gejala bengkak pada sariawan adalah area yang mengalami pembengkakan
terlihat jauh lebih merah.
Peningkatan aliran
darah pada area yang mengalami peradangan dapat menyebabkan suhu kulit di
bagian tersebut meningkat.
Peradangan
atau infeksi yang terjadi karena sariawan yang membengkak juga bisa menyebabkan
penderita mengalami demam ringan yang perlu diwaspadai dan segera diperiksa
dokter.
Sariawan biasa yang
sedikit meradang hanya menimbulkan bengkak ringan tanpa nanah atau demam, dan
mulai membaik dalam beberapa hari. Waspadai sariawan
sampai bengkak yang semakin bertambah besar, bernanah, membuat sulit
makan, minum, atau berbicara, disertai bau mulut menyengat. Jika tidak membaik
dalam 1-2 minggu, segera periksakan ke dokter atau dokter gigi.
Setidaknya
ada beberapa penyebab utama sariawan bengkak,
di antaranya :
Bengkak
bisa terjadi ketika ada luka atau cedera tidak disengaja pada area sariawan
pada saat sedang makan atau berbicara misalnya karena terkena gigi.
Behel
dan gigi palsu yang pemasangannya kurang tepat juga bisa memicu adanya gesekan berulang sehingga luka
sariawan semakin membengkak.
Makanan atau minuman yang
pedas, asam, bertekstur tajam, atau terlalu panas dapat mengiritasi luka
sariawan berulang kali sehingga peradangan dan bengkak semakin parah.
Sariawan
juga berpotensi membengkak jika penderita mengalami tingkat stres yang tinggi
dan jika tubuh kekurangan asupan zat besi, vitamin C dan B12.
Kurangnya kebersihan
rongga mulut dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri yang berpotensi memperburuk
kondisi jaringan yang mengalami peradangan.
Gigi berlubang atau infeksi
pada gusi dapat menyebar ke area sekitar sariawan. Hal ini membuat bengkak
semakin besar, sehingga perlu diperiksakan ke dokter gigi.
Sariawan
yang membengkak juga bisa terjadi karena adanya faktor lain seperti adanya
perubahan hormon khususnya menjelang menstruasi (pada wanita), alergi makanan
tertentu hingga menggunakan pasta gigi yang mengandung SLS (Sodium Lauryl
Sulfate).
Untuk
membantu mengurangi rasa nyeri dan iritasi akibat sariawan yang membengkak, ada
beberapa perawatan rumahan yang bisa dilakukan. Namun, jika pembengkakan
semakin parah, disertai demam atau nanah, maupun tidak membaik dalam 1-2
minggu, segera periksakan diri ke dokter atau dokter gigi.
Untuk
meredakan bengkak dan rasa nyeri pada sariawan, bisa berkumur dengan
menggunakan air garam hangat.
Anda bisa mengoleskan
sedikit madu pada area sariawan untuk membantu meredakan rasa tidak nyaman (tidak diberikan pada bayi di bawah usia 1 tahun).
Usahakan
untuk selalu menjaga kebersihan mulut dengan cara menyikat gigi secara rutin (2x
sehari), gunakan sikat gigi dengan bulu lembut serta gunakan pasta gigi yang
tak mengandung SLS.
Anda bisa menempelkan es
batu yang dibungkus dengan kain bersih (jangan menempelkan es langsung ke
kulit) pada area pipi bagian luar atau area bibir selama 10-15 menit untuk
membantu menenangkan jaringan rongga mulut yang mengalami peradangan.
Usahakan
untuk menghindari konsumsi makanan dan minuman yang bisa menyebabkan iritasi
seperti makanan yang terlalu pedas dan asam, makanan bertekstur keras atau
tajam dan jenis makanan atau minuman yang terlalu panas.
Jika
sariawan terjadi karena adanya gesekan behel atau gigi palsu, sebaiknya konsultasikan
langsung dengan dokter gigi untuk menyesuaikan behel atau gigi palsu yang
menyebabkan gesekan
Sariawan bengkak yang
terasa nyeri dapat dibantu perawatannya menggunakan Aloclair Plus. Produk ini
mengandung Aloe Vera dan Hyaluronic Acid yang membantu membentuk lapisan
pelindung pada permukaan luka sariawan.
Lapisan
tersebut membantu melindungi luka dari iritasi akibat gesekan makanan atau
kontak dengan rongga mulut sehingga dapat membantu meredakan rasa nyeri dan
tidak nyaman. Aloclair Plus bisa menjadi pilihan perawatan pendukung yang praktis di
kotak obat Anda. Tetap periksakan ke dokter atau dokter gigi jika bengkak tidak
membaik.
Bagaimana cara menyembuhkan sariawan yang bengkak?
Untuk
menyembuhkan sariawan yang bengkak bisa menggunakan cara berkumur dengan air
hangat yang diberi garam dan mengoleskan obat oles atau bahan pereda
nyeri.
Apa yang menyebabkan sariawan menjadi bengkak?
Sariawan
yang disertai dengan pembengkakan pada gusi, pipi hingga bibir umumnya terjadi
karena adanya infeksi atau peradangan pada luka sariawan yang meluas ke
jaringan yang ada di sekitarnya.
Apa cara efektif untuk menghilangkan rasa sakit sariawan
di bagian gusi?
Cara
yang paling efektif untuk menghilangkan rasa sakit sariawan di bagian gusi
adalah dengan cara berkumur menggunakan air garam hangat serta mengoleskan gel
pelindung khusus sariawan.
Sariawan yang tak kunjung sembuh menjadi tanda penyakit
apa?
Sariawan
yang tak kunjung sembuh, khususnya jika sudah berlangsung sekitar 2 minggu
lebih bisa menjadi pertanda dari gejala kondisi medis serius. Segera periksakan
ke fasilitas medis terdekat.